Usia Pernikahan Rawan Kebosanan

Ketegangan dan konflik bukanlah hal terutama yang memengaruhi tingkat kepuasan dalam pernikahan yang sudah berlangsung sekian tahun. Kebosanan yang terlihat biasa pun bisa menjadi pembunuh kehangatan pernikahan.Studi ini melibatkan peserta sebanyak 123 pasangan menikah, yang mengajukan izin pernikahan di Wayne County, Michigan, Amerika Serikat. Dengan usia rata-rata, wanitanya 24 tahun dan pasangannya berusia 26 tahun. Masing-masing memasuki pernikahan pertama.

Dari studi tersebut diketahui bahwa secara rata-rata, usia kebosanan pernikahan terjadi ketika menginjak tahun ke-7 dan ke-16. Pada tahun ke-7 dan ke-16 tersebu, masing-masing pasangan diberikan 3 pertanyaan:
– Selama sebulan terakhir, seberapa sering Anda merasa hubungan pernikahan ini terasa membosankan? Apakah Anda selalu melakukan hal yang sama setiap waktu dan jarang melakukan kegiatan menyenangkan sebagai pasangan?
– Secara keseluruhan, seberapa puaskah Anda dengan pernikahan yang Anda miliki?
– Partisipan diminta untuk melihat 7 pasang lingkaran bertumpuk-tumpuk yang tingkat keruwetannya berbeda, lalu diminta gambar yang paling tepat untuk melukiskan pernikahannya.

“Kebosanan terbesar di tahun ke-7 secara signifikan memprediksi ketidakpuasan di tahun ke-16. Namun, kepuasan yang dirasakan pada tahun ke-7 tidak secara signifikan memastikan bahwa akan hal yang sama di tahun ke-16,” seperti dituliskan oleh salah satu peneliti dalam laporannya.

Irene Tsapelas dari Stony Brook University, New York menemukan bahwa hasil riset mereka ini menemukan bahwa rasa kesenangan, spontanitas, dan rasa mendebarkan bisa membawa pasangan makin dekat, yang pada akhirnya akan mengarah kepada kepuasan dalam berhubungan.

“Jika pasangan merasakan kesenangan dari sumber lain (misal, aktivitas yang baru dan menantang) dalam konteks yang berbagi, maka pengalaman berbagi ini bisa memercikkan gairah dalam hubungan dengan menghubungkan kesenangan dalam hubungan. Jika teori ini berlaku di luar laboratorium, akan memiliki implikasi teoritis dan praktis yang signifikan,” jelasnya.

<!–/ halaman berikutnya–>

Sumber :WebMD
Iklan
Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: